Bagi banyak anak muda di Indonesia, memakai seragam cokelat Polri bukan sekedar pekerjaan, tapi lebih dari itu. Memakai Seragam Polri merupakan sebuah impian besar banyak anak muda sekarang. Memasuki tahun 2026, antusiasme masyarakat untuk mengikuti seleksi anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia tetap tinggi. Akan tetapi, masih banyak pertanyaan yang paling sering muncul di kalangan masyarakat atau forum-forum diskusi, yaitu "Berapa sih kuota penerimaan Polri 2026?"
Tahun ini, Polri dikabarkan memberikan angin segar dengan jumlah kuota yang cukup kompetitif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Artikel ini akan mengupas tuntas rincian kuota, tips agar lolos, hingga hal-hal teknis yang sering kali terabaikan oleh para pendaftar. Yuk, simak artikelnya sampai habis!
Rincian Estimasi Kuota Penerimaan Polri 2026
Bicara soal kuota, kita harus paham bahwa angka ini sifatnya dinamis dan bergantung pada kebutuhan organisasi di lapangan serta anggaran negara. Namun, berdasarkan data rencana strategis tahun 2026, Polri diprediksi akan merekrut sekitar 10.800 hingga 11.500 personel baru secara nasional yang terbagi ke dalam berbagai jalur masuk.
Penting untuk diingat bahwa angka ini adalah total akumulasi dari seluruh jalur, mulai dari perwira hingga tamtama. Pembagian kuota ini juga biasanya didistribusikan ke masing-masing Polda (Kepolisian Daerah) di seluruh Indonesia. Jadi, peluangmu akan sangat bergantung pada seberapa banyak kuota yang dialokasikan di daerah asal pendaftaranmu.
1. Jalur Bintara Polri
Bintara selalu menjadi primadona karena kuotanya yang paling besar. Untuk tahun 2026, estimasi kuota Bintara mencapai 8.050 orang. Jalur ini terbagi lagi menjadi Bintara Polisi Tugas Umum (PTU), Bintara Kompetensi Khusus (Bakomsus), dan Bintara Brimob. Jika kamu memiliki keahlian di bidang IT, tenaga kesehatan, atau musik, jalur Bakomsus bisa jadi jalan pintas karena persaingannya tidak sepadat PTU.
2. Jalur Akpol
Ini adalah jalur bagi kamu yang ingin langsung meniti karier sebagai perwira pertama. Kuota Akpol biasanya sangat terbatas, yakni sekitar 300 orang untuk seluruh Indonesia. Persaingan di sini sangat ketat karena kamu akan bersaing dengan bibit-bibit unggul dari tiap provinsi.
3. Jalur Tamtama Polri
Bagi kamu yang memiliki ketahanan fisik luar biasa dan ingin langsung terjun dalam tugas operasional di lapangan, Tamtama adalah pilihannya. Di tahun 2026, diprediksi tersedia sekitar 1.500 kursi untuk Tamtama Brimob dan Tamtama Polair.
4. Jalur SIPSS
Khusus untuk lulusan sarjana (S1/S2) yang ingin mengabdi lewat keilmuan spesifik, jalur SIPSS biasanya dibuka di awal tahun dengan kuota sekitar 200 orang. Pendaftaran SIPSS 2026 sendiri sudah mulai menggeliat sejak Januari.
Mengapa Mengetahui Kuota Itu Penting Bagi Strategimu?
Banyak orang berpikir bahwa mengetahui kuota hanyalah soal angka. Padahal, angka ini adalah instrumen penting untuk memetakan strategi. Jika kamu tahu kuota di Polda tempatmu mendaftar sangat kecil sementara pendaftarnya ribuan, maka kamu harus benar-benar mencapai nilai sempurna di setiap tahapan tes.
Jangan cuma jadi pendaftar yang gak punya motivasi samsek buat lolos. Kamu punya motivasi dan harus jeli melihat peluang. Misalnya, jika di daerahmu kuota Bintara PTU terlalu padat, lihat apakah kamu punya sertifikat keahlian yang bisa membawamu masuk lewat jalur Bakomsus. Strategi cerdas seringkali lebih menentukan daripada sekadar latihan fisik buta.
Syarat Pendaftaran Polri 2026 yang Wajib Kamu Siapkan
Jangan sampai perjuanganmu kandas di tahap awal hanya karena masalah administrasi. Banyak calon pendaftar yang gugur di pemeriksaan administrasi (Rikmin) awal karena dokumen yang tidak lengkap atau tidak sesuai format. Meskipun sistem pendaftaran sekarang sudah serba online melalui laman penerimaan.polri.go.id, dokumen fisik tetap harus disiapkan dengan rapi.
Berikut adalah beberapa syarat umum yang biasanya tidak banyak berubah dari tahun ke tahun:
1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2. Usia: Minimal 18 tahun saat dilantik menjadi anggota Polri (ada batas usia maksimal tergantung jalur yang dipilih).
3. Tinggi Badan: Biasanya minimal 165 cm untuk pria dan 160 cm untuk wanita (cek update terbaru di Polda setempat).
4. Pendidikan: Minimal SMA/SMK sederajat untuk Bintara/Tamtama, dan S1/S2 untuk SIPSS.
5. Domisili: Biasanya minimal sudah menetap 1-2 tahun di wilayah Polda tempat mendaftar.
Tahapan Tes Polri: Apa Saja yang Dinilai?
Setelah tahu berapa kuota penerimaan Polri 2026, kamu harus paham rintangan apa saja yang ada di depan mata. Seleksi Polri menggunakan sistem Gugur dan Ranking. Artinya, kamu tidak hanya harus lulus passing grade, tapi juga harus berada di urutan teratas agar masuk dalam kuota yang tersedia.
1. Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes)
Di Tahap ini, banyak sekali casis yang gagal lolos pemeriksaan kesehatan. Rikkes mencakup pemeriksaan luar (fisik, mata, gigi, THT) dan pemeriksaan dalam (darah, urine, rontgen, EKG). Tipsnya: lakukan medical check-up mandiri jauh-jauh hari agar jika ada masalah, masih ada waktu untuk pengobatan.
2. Ujian Psikologi dan Akademik
Polri mencari orang yang memiliki mental stabil dan kecerdasan mumpuni. Ujian psikologi sekarang menggunakan sistem CAT (Computer Assisted Test) yang hasilnya langsung keluar hari itu juga. Jangan lupa asah kemampuan logika dan matematika dasar!
3. Uji Kesamaptaan Jasmani (Kesjas)
Fisik adalah harga mati bagi calon anggota Polri. Kamu akan diuji lari 12 menit, pull up, sit up, push up, dan shuttle run. Jangan latihan mendadak sebulan sebelum tes; tubuhmu butuh waktu untuk beradaptasi dengan intensitas latihan yang tinggi.
Rahasia Lolos Seleksi di Tengah Ketatnya Persaingan
Melihat angka kuota yang hanya sekitar 10 ribuan sementara pendaftarnya bisa mencapai ratusan ribu orang, tentu nyali bisa sedikit ciut. Namun, ingatlah bahwa Polri memegang prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis).
Kunci utama untuk lolos adalah konsistensi. Jangan hanya fokus pada satu aspek. Banyak orang hebat di fisik tapi kurang di psikologi, atau sebaliknya. Kamu harus menjadi paket lengkap. Bergabung dengan komunitas pejuang Polri atau mengikuti bimbingan belajar akan sangat membantu untuk mengukur posisimu di antara pendaftar lain, sekaligus akan memperbesar peluang lolos.
Kesimpulan
Mengetahui informasi mengenai kuota penerimaan Polri 2026 adalah langkah awal yang baik untuk membangun motivasi. Dengan kuota sekitar 10.800 personel, peluang itu terbuka lebar bagi siapa saja yang mau berusaha keras dan berdoa. Jangan menunggu pendaftaran dibuka baru mulai belajar; mulailah dari sekarang!
Jaga kesehatan, rutin berolahraga, dan terus perkaya wawasan akademikmu. Menjadi bagian dari Kepolisian Republik Indonesia adalah kehormatan besar, dan kehormatan itu hanya pantas didapatkan oleh mereka yang benar-benar siap. Sampai jumpa di Pusdik atau SPN!
Disclaimer: Data kuota di atas merupakan estimasi berdasarkan tren tahunan dan rencana strategis Polri. Untuk angka pastinya, silahkan cek secara berkala di situs resmi penerimaan.polri.go.id.