Siapa sih yang nggak tergiur buat masuk sekolah kedinasan? Apalagi kalau bicara soal Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), pasti langsung kebayang seragam keren dan masa depan yang terjamin sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Tapi, sebelum kamu semangat buat daftar, ada satu hal yang harus kamu tahu dulu, yaitu program studi IPDN itu ada apa saja sih?
Banyak orang mengira IPDN cuma punya satu jurusan umum soal pemerintahan. Padahal, pilihannya cukup spesifik dan disesuaikan dengan kebutuhan birokrasi zaman modern. Mulai dari urusan kebijakan publik sampai teknologi rekayasa informasi pun ada.
Nah, biar Sobat Panara nggak salah pilih atau sekadar ikut-ikutan teman, yuk kita bahas apa saja opsi program studi di IPDN.
Program Studi IPDN: Apa Saja Pilihannya?
Sebelum kita masuk ke detail masing-masing jurusan, kamu perlu tahu dulu peta besarnya. IPDN itu nggak cuma buat lulusan SMA/MA saja, lho. Kampus ini sebenarnya punya jenjang pendidikan yang cukup lengkap.
Saat ini, setidaknya ada tiga jenjang pendidikan utama yang ditawarkan oleh IPDN, yaitu jenjang D4 (Diploma IV), Profesi Kepamongprajaan, dan S2 (Pascasarjana/Strata 2). Jadi, entah kamu baru lulus sekolah, atau bahkan sudah jadi PNS yang ingin upgrade ilmu, IPDN punya wadahnya. Berikut kita bahas satu per satu detailnya.
A. Daftar Program Studi D4 (Diploma IV)
Ini dia jenjang yang paling banyak diincar oleh para pejuang sekolah kedinasan yang baru lulus SMA. Jenjang Diploma IV ini setara dengan Sarjana Terapan. Lulus dari sini, kamu nggak cuma dapet teori, tapi juga skill praktis buat terjun langsung ke lapangan.
Tapi perlu diingat ya, untuk saat ini status jalur pendaftarannya memang belum dibuka. Namun, penting banget buat kamu tahu bocoran 10 program studi IPDN jenjang D4 ini supaya bisa ancang-ancang mau pilih yang mana nanti:
1. D4 - Studi Kebijakan Publik
2. D4 - Administrasi Pemerintahan Daerah
3. D4 - Manajemen Sumber Daya Manusia Sektor Publik
4. D4 - Praktik Perpolisian Tata Pamong
5. D4 - Studi Kependudukan Dan Pencatatan Sipil
6. D4 - Keuangan Publik
7. D4 - Politik Indonesia Terapan
8. D4 - Teknologi Rekayasa Informasi Pemerintahan
9. D4 - Manajemen Keamanan Dan Keselamatan Publik
10. D4 - Pembangunan Ekonomi dan Pemberdayaan Masyarakat
Catatan: Jalur Pendaftaran dari 10 prodi di atas belum dibuka, jadi pantau terus info resminya karena status pendaftarannya bisa berubah sewaktu-waktu.
B. Program Profesi Kepamongprajaan (Khusus PNS)
Nah, kalau jenjang D4 tadi buat yang baru mau merintis karier, program studi IPDN yang satu ini punya tingkatan yang berbeda. Jenjang Profesi Kepamongprajaan ini adalah pelatihan yang keras dan intensif, cocok buat mereka yang sudah berkecimpung di dunia birokrasi.
Program ini didesain khusus, jadi jangan harap Sobat Panara bisa daftar pakai ijazah SMA ya.
Jalur Pendaftaran dan Persyaratan Khusus
Ada satu jalur pendaftaran yang spesifik banget, yaitu melalui PMB Profesi Kepamongprajaan AK XVII dengan sistem kuliah reguler.
Penting untuk Diperhatikan: Tolong dicatat baik-baik sebelum kamu ngebet buat daftar. Jalur ini BUKAN jalur umum. Jalur ini eksklusif diperuntukkan bagi PNS PEMDA yang sudah memegang ijazah S-1 (Sarjana) atau D-4 (Diploma). Jadi, kalau kamu belum jadi PNS atau bekerja di instansi pusat, mohon maaf, kamu belum memenuhi kriteria utama ini.
Biaya Pendaftaran: Mandiri vs Pemda
Soal biaya, ada dua skema yang ditawarkan, tergantung siapa yang menanggung biaya pendidikanmu:
Biaya Mandiri: Kalau kamu atau instansimu memutuskan untuk biaya sendiri, kamu harus menyiapkan biaya pendaftaran sebesar Rp 500.000,-. Nanti, kamu bakal dapat kode billing dari Bendahara PNBP IPDN. Jangan lupa kontak admin Kemahasiswaan buat konfirmasi kalau sudah bayar, ya.
Biaya Pemerintah Daerah: Buat yang beruntung dibiayai Pemda, kamu harus gercep urus Surat Keterangan dari kantor Pemda kamu. Surat ini sakti banget karena jadi tiket masuk kamu untuk mengikuti pendidikan profesi ini tanpa biaya pribadi di awal.
Periode Pendaftaran: Catat Tanggalnya!
Jangan sampai kelewatan, berikut timeline untuk Angkatan XVII (Ganjil 2025):
1. Masa Pendaftaran: 3 November 2025 s.d. 28 Februari 2026.
2. Sistem Kuliah: Reguler.
3. Daya Tampung: Sangat terbatas, total hanya 100 Mahasiswa. Persaingan bakal ketat banget!
Syarat Dokumen Administrasi
Biar proses pendaftaranmu sat-set dan nggak ditolak admin gara-gara berkas kurang, mending siapkan dokumen ini dari sekarang dalam bentuk digital (scan):
1. Kartu Keluarga (KK) & KTP.
2. Ijazah S1 atau D4 (Wajib dilegalisir).
3. Ijazah S2 (Jika ada, dilegalisir).
4. Transkrip Nilai S1/D4 & S2 (Wajib dilegalisir).
5. SK PNS Pangkat Terakhir.
6. SK Jabatan Terakhir.
7. Bukti Setoran Biaya Pendaftaran (Khusus pelamar jalur Mandiri, ini wajib dilampirkan).
C. Program S2 - Strata 2
Kalau tadi kita bicara soal D4 dan Profesi, IPDN juga punya wadah buat kamu yang ingin menapaki jenjang pendidikan lebih tinggi lagi. Jenjang ini sangat strategis, terutama bagi para ASN atau alumni IPDN yang ingin melakukan upgrade kualifikasi pendidikan demi menunjang karier ke jabatan pimpinan tinggi.
Di jenjang Pascasarjana ini, fokus utamanya adalah:
Prodi S2 - Studi Pemerintahan
Program studi ini adalah Magister Terapan Ilmu Pemerintahan. Apa bedanya dengan jenjang sarjana/D4?
Jika di D4 kamu banyak belajar soal teknis pelaksanaan di lapangan, di Prodi S2 Studi Pemerintahan, pola pikirmu akan diasah untuk menjadi seorang konseptor dan analis. Kamu akan diajak membedah dan menyelesaikan masalah pemerintahan yang kompleks, merancang strategi kebijakan, hingga tata kelola pemerintahan yang inovatif di era digital.
Lulusan dari program ini biasanya akan ditempatkan untuk mengisi posisi-posisi manajerial yang membutuhkan kemampuan analisis tajam dan kepemimpinan yang kuat. Jadi, kalau kamu punya mimpi jadi kepala dinas, kepala badan, atau jabatan strategis lainnya di masa depan, mengambil S2 Studi Pemerintahan di IPDN adalah langkah yang tepat.
Semoga artikel di atas bisa membantumu untuk menentukan prodi apa yang cocok buat kamu, dan jangan lupa untuk tetap pantau website utama IPDN untuk info lebih update.