Rikkes 2 Polri: Apa Saja Yang Diperiksa?

PANARA.ID - Menjadi bagian dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri) adalah impian bagi banyak pemuda-pemudi di tanah air. Tapi, untuk lolos seleksi polri memang nggak mudah. Setelah Sobat Panara lolos di rikkes 1 polri, kini ada pemeriksaan kesehatan selanjutnya, yaitu Rikkes 2 Polri.

Banyak yang bilang kalau Rikkes 2 adalah tahapan yang paling bikin deg-degan. Kenapa? Karena kalau di Rikkes 1 yang diperiksa adalah bagian fisik luar yang bisa kita lihat di cermin, di Rikkes 2 ini nantinya akan diperiksa kondisi organ dalam kamu. Istilahnya, ini adalah pembuktian apakah organ di dalam tubuhmu masih bagus atau ada yang bermasalah.

Buat kamu yang lagi persiapan, yuk kita bedah tuntas apa saja sih yang bakal dicek di Rikkes 2 Polri dan gimana caranya biar hasil tes bisa memenuhi syarat.

Apa Itu Rikkes 2 Polri dan Kenapa Begitu Krusial?

Pemeriksaan Kesehatan Tahap 2 atau Rikkes 2 adalah rangkaian tes kesehatan yang lebih mendalam dan bersifat laboratoris. Tujuan utamanya satu, memastikan calon anggota Polri benar-benar sehat secara internal. Polri butuh personel yang nggak cuma gagah di luar, tapi juga punya ketahanan fisik jangka panjang. Jangan sampai baru latihan fisik sebentar, eh, malah tumbang karena ada masalah di jantung atau paru-paru.

Di tahap ini, kejujuran tubuhmu bakal diuji. Kamu nggak bisa lagi menutupi kekurangan dengan postur tubuh yang tegak atau senyum yang ramah, karena yang bicara nanti adalah angka-angka di kertas hasil laboratorium.

Perbedaan Rikkes 1 dan Rikkes 2

Mungkin ada yang bertanya-tanya, "Kemarin kan sudah dicek semua fisiknya, sudah dicek gigi, mata, dan tht. Terus sekarang apa lagi?" Nah, biar nggak bingung, kamu harus tahu bedanya.

Rikkes 1 itu fokus pada fisik luar. Dokter akan melihat tinggi badan, berat badan, varises, ambeien, bentuk kaki (X atau O), hingga kesehatan mata dan telinga.

Sedangkan di Rikkes 2, fokusnya beralih ke pemeriksaan dalam (laboratorium). Di sini, dokter nggak lagi melihat seberapa putih gigimu, tapi seberapa bersih darahmu dari penyakit kronis atau zat terlarang. Di tahap ini, kamu akan berhadapan dengan jarum suntik, botol urin, dan mesin rontgen. Jadi, mentalnya harus lebih disiapkan lagi, ya!

Daftar Item Pemeriksaan di Rikkes 2 Polri yang Wajib Kamu Tahu

Nah, ini dia bagian yang paling ditunggu-tunggu. Apa saja sih item yang diperiksa? 

Berikut adalah rincian pemeriksaan yang biasanya ada di Rikkes tahap 2:

1. Pemeriksaan Darah (Laboratorium Darah)

Ini adalah menu utama di Rikkes 2. Lengan kamu bakal disuntik untuk diambil sampel darahnya. Dari satu tabung kecil itu, tim medis bisa tahu banyak hal tentang gaya hidupmu. Beberapa parameter yang dicek biasanya meliputi:

A. Hematologi: Cek kadar hemoglobin (Hb), leukosit, dan trombosit.

B. Fungsi Hati (SGOT & SGPT): Ini penting banget. Kalau nilainya tinggi, bisa jadi ada indikasi radang hati atau efek keseringan begadang dan minum suplemen keras.

C. Fungsi Ginjal (Ureum & Kreatinin): Untuk melihat apakah ginjalmu bekerja normal menyaring racun.

D. Profil Lemak: Cek kolesterol total, LDL, HDL, dan trigliserida. Anak muda zaman sekarang banyak yang gagal di sini karena hobi makan gorengan dan fast food.

E. Gula Darah: Untuk memastikan kamu nggak punya bakat diabetes.

Penyakit Menular: Seperti Hepatitis B, Hepatitis C, hingga HIV/AIDS.

2. Pemeriksaan Urin (Air Seni)

Setelah diambil darahnya, kamu akan diminta menampung urin di botol kecil. Jangan dianggap remeh, ya! Tes urin ini gunanya untuk mendeteksi:

A. Kandungan Narkoba

B. Kesehatan Saluran Kemih

C. Kadar Gula dalam Urin

3. Pemeriksaan Rontgen (Thorax)

Dalam catatan seleksi, kadang disebut pemeriksaan road game (mungkin maksudnya rontgen atau pemeriksaan dada). Fokus utamanya adalah area paru-paru dan jantung.

A. Paru-paru: Dokter akan melihat apakah ada flek (TBC), bronkitis, atau bekas luka paru.

B. Jantung: Dilihat ukurannya. Kalau jantung kamu terlihat bengkak (kardiomegali), itu bisa jadi masalah besar untuk kelulusan.

4. Rekam Jantung (EKG - Elektrokardiogram)

Kamu akan diminta berbaring, lalu kabel-kabel kecil akan ditempelkan ke dada, tangan, dan kaki. Alat ini akan mencatat aktivitas listrik jantungmu. Tes ini buat mendeteksi apakah detak jantungmu normal atau ada kelainan irama (aritmia) yang berbahaya kalau diajak lari jarak jauh.

Kenapa Banyak yang GAGAL di Tahap Rikkes 2?

Banyak peserta yang merasa dirinya sehat walafiat, rajin lari, dan nggak pernah sakit, tapi tiba-tiba dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) di Rikkes 2. Kenapa bisa begitu?

Sehat menurut kita belum tentu sehat menurut standar medis kepolisian. Ada kondisi yang namanya penyakit tersembunyi. Misalnya, kamu merasa segar bugar, tapi karena hobi begadang main game dan minum kopi berlebihan, nilai SGPT (fungsi hati) kamu melonjak tinggi. Atau karena kurang minum air putih, hasil urin kamu menunjukkan adanya sedimen kristal yang mengarah ke batu ginjal.

Masalah gaya hidup adalah musuh utama di Rikkes 2. Pola makan yang berantakan, kurang istirahat, hingga konsumsi obat-obatan sembarangan (termasuk suplemen gym yang nggak jelas kandungannya) sering jadi penyebab utama kegagalan yang tak terduga.

Tips Persiapan Agar Lolos Rikkes 2 Polri

Jangan panik dulu! Rikkes 2 itu bisa dipersiapkan, kok. Kalau kamu sudah tahu apa saja yang bakal diperiksa, langkah selanjutnya adalah melakukan medical check up tubuhmu sebelum hari-H.

Berikut beberapa tips jitu yang bisa kamu lakukan:

A. Lakukan Medical Check-Up (MCU) Mandiri

Jangan berangkat tes dengan tangan kosong. Minimal 1-2 bulan sebelum tes, lakukan MCU di lab atau rumah sakit. Kalau ada nilai yang merah (misal kolesterol tinggi), kamu masih punya waktu buat memperbaikinya.

B. Perbanyak Minum Air Putih

Ini cara termudah untuk menjaga agar ginjal dan urin kamu tetap sehat. Minimal 2-3 liter sehari. Hindari minuman berwarna, bersoda, apalagi yang mengandung pemanis buatan tinggi.

C. Stop Begadang!

Tidur minimal 7-8 jam sehari sangat krusial buat menjaga fungsi hati (SGOT/SGPT) tetap stabil. Dokter bisa tahu lho kalau kamu habis begadang semalaman cuma dari hasil darahmu.

D. Pola Makan Sehat

Kurangi gorengan, santan, dan makanan terlalu asin. Perbanyak sayur dan buah yang mengandung banyak serat.

E. Hati-hati dengan Obat/Suplemen

Jika kamu sedang sakit, konsultasikan ke dokter apakah obat tersebut akan memengaruhi hasil tes urin/darah. Jangan sembarangan minum obat kuat atau suplemen pembakar lemak menjelang tes.

Yuk, Raih Kesempatan Emas Kamu Tahun Ini!

Persaingan masuk Polri memang ketat, tapi bukan berarti nggak bisa ditembus. Rikkes 2 Polri memang detail, tapi itu semua dilakukan demi mendapatkan calon polisi yang benar-benar tangguh dan siap bertugas melindungi masyarakat dalam kondisi apapun.

Persiapan fisik saja nggak cukup, kamu butuh strategi dan pemahaman yang matang soal setiap tahapan tesnya. Jangan sampai perjuanganmu selama berbulan-bulan latihan lari dan psikotes harus kandas hanya karena masalah kesehatan yang sebenarnya bisa dicegah.

Persiapan kamu sudah sampai mana nih, Sobat Panara? Jangan biarkan ketidaktahuan menghambat mimpi kamu untuk jadi anggota Polri.

Kalau kamu masih bingung atau butuh bimbingan lebih lanjut mengenai tips kesehatan, pola makan yang benar untuk calon siswa, hingga pendampingan seleksi Polri secara keseluruhan, jangan ragu buat tanya-tanya.

Untuk konsultasi gratis dan informasi lebih lanjut mengenai program persiapan masuk Polri, kamu bisa langsung hubungi admin melalui nomor di bawah ini ya.